Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Melestarikan Bahasa Daerah Bugis Melalui Kurikulum Muatan Lokal di MI As'adiyah Pengkendekan
Keywords:
Madrasa Leadership, Bugis Language Preservation, Educational Curriculum, School-Community RelationsAbstract
This study aims to examine the madrasa principal's leadership role in preserving the Bugis language through the localized curriculum at MI As'adiyah Pengkendekan, North Luwu Regency, along with analyzing classroom language interactions and identifying external or internal constraints. A qualitative descriptive approach was implemented, collecting data from February 9 to March 9, 2026, via structured interviews, observation checklists, and extensive documentation involving the principal, one regional-language teacher, and six primary school students. Data analysis followed the Miles and Huberman framework comprising data reduction, data display, and verification, with validity ensured via strict source and method triangulation. The findings revealed that while the Bugis language is systematically taught within the Kurikulum Merdeka local content frameworks, its daily application remains situational and confined due to a strong student preference for the Indonesian language. To counter this, the principal actively exercises cultural leadership by establishing institutional visions, conducting programmatic supervision, enhancing staff competencies, and stimulating digital media innovations. Identified barriers include deficient teacher training, insufficient media availability, low student baseline interest, and weak familial reinforcing environments. The study concludes that language preservation requires strategic community alignment, positioning the principal as a key socio-cultural coordinatorReferences
Alatas, M. A., Effendy, M. H., Desiana, A. Y., & Nisa, H. H. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada muatan lokal bahasa Madura di MI Kabupaten Pamekasan: Pendekatan ekologis dalam pendidikan karakter dan budaya. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 185-198. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.17359
Angraeni, D. K., & Petikasari, S. (2020). Melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya dalam pendidikan sekolah dasar. Jurnal Duta Komunikasi, 12(2), 114-125. https://doi.org/10.22487/jds.v12i2.3934
Anjeliani, S., Yanti, L. D., Aisyah, S., Saputra, M. R., Khoirunnisa, K., & Risdalina, R. (2025). Analisis problematika penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 230-242. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i2.416
Hexa, S. K., Trya, N., Prayogi, R., & Riadi, B. (2024). Muatan lokal bahasa Lampung di sekolah sebagai strategi pemertahanan dan pelestarian bahasa daerah. Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan dan Budaya, 12(1), 45-58. https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/saka/article/view/285
Kementerian Agama RI. (2019). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an: Al-Qur'an dan Terjemahannya. Kementerian Agama RI.
Munawir, A., & Padallingan, Y. (2022). Hubungan pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring masa pandemi di kelas IV SDN 6 Sopai. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(1), 57-65.
Noermanzah. (2019). Bahasa sebagai alat komunikasi, citra pikiran, dan kepribadian. Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra, 1(1), 206-219.
Nor, T. (2025). Strategi kepemimpinan visioner dalam implementasi visi dan misi berbasis kearifan lokal. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 89-102. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4155
Nurjannah, A., & Suhara, A. M. (2019). Analisis penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran menulis cerpen di kelas IX SMPN 1 Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(4), 565-572.
Rustan, E., & Munawir, A. (2020). Eksistensi permainan tradisional pada generasi digital natives di Luwu Raya dan pengintegrasiannya kedalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 181-196. https://doi.org/10.24832/jpnk.v5i2.1535
Sulaiman, U., Djafar, H., Munawir, A., & Mansur, A. (2025). Strategi manajemen kepala madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MTs Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 10(1), 172-183.
Widianto, E. (2018). Pemertahanan bahasa daerah melalui pembelajaran dan kegiatan di sekolah. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 1(2), 13-28. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/kredo/article/view/2096
Zainuddin, A. H. A., Thayyib, M., & Masruddin, M. (2024). Multilingualism in Bugis language context. Foster: Journal of English Language Teaching, 5(1), 12-25. https://doi.org/10.24256/foster-jelt.v5i1.156
Zulaeha, I. (2017). Strategi pemertahanan bahasa daerah pada ranah pendidikan. Jurnal Peradaban Melayu, 12(1), 74-87.